YOGYAKARTA. IPRY Kom – Inhil,
senin (22/10) turun aksi kejalan untuk menyampaikan aspirasi didaerah mereka.
Terkait harga kelapa diKabupaten Indragiri Hilir telah jatuh harga. Semula
harga kelapa Rp1000,- menjadi Rp350,- perbiji.
Menurut keterangan dari korlap
Najib, menyatakan tuntutan mereka tidak hanya masalah kelapa murah, selain itu
juga mereka meminta agar pemerintah daerah
khususnya DPRD Komisi II Indragiri Hilir menetapkan Perda yang mengatur
harga kelapa minimum. Kemudian memberikan anggaran untuk penangggulangan
tanggul serta subsidi bagi petani di kabupaten Indragiri Hilir.
Penduduk kurang lebih 600 ribu
jiwa mayoritas penghasilan adalah petani kelapa sudah sepantasnyalah dari pihak
pemerintah setempat memberikan perhatian kesejahteraan terhadap rakyatnya,
Tutur salah satu orator massa aksi.
Estimasi massa 30 orang mahasiswa berkumpul dititik Nol Kilometer Malioboro, bernegosiasi dengan pihak aparat untuk mengadakan aksi. Namun tidak diberikan izin oleh aparat dikarenakan diistana ada kunjungan oleh bapak presiden, Kemudian aksi dipindahkan dipertigaan Sarana Olahraga AAU agar aksi yang dilakukan bisa damai tutur salah satu dari kalangan massa aksi.
Estimasi massa 30 orang mahasiswa berkumpul dititik Nol Kilometer Malioboro, bernegosiasi dengan pihak aparat untuk mengadakan aksi. Namun tidak diberikan izin oleh aparat dikarenakan diistana ada kunjungan oleh bapak presiden, Kemudian aksi dipindahkan dipertigaan Sarana Olahraga AAU agar aksi yang dilakukan bisa damai tutur salah satu dari kalangan massa aksi.
Selanjutnya aksi teatrikal ditampilkan, kemudian massa aksi membubarkan diri dan memberikan pernyataan ketika tuntutan mereka tidak ditanggapi mereka akan menurunkan massa aksi yang lebih besar lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar